Tampilkan postingan dengan label serba serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label serba serbi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Mei 2017

19 Manfaat Buah Sawo Bagi Kesehatan

Buah sawo merupakan salah satu jenis buah yang cukup populer di negara kita. Sawo memiliki bentuk bulat dengan warna kulit dan daging yang coklat. Buah ini memiliki rasa yang cukup khas dengan kulit yang tipis.

Buah sawo memiliki banyak kandungan baik bagi kesehatan karena mengandung banyak nutrisi serta vitamin yang baik untuk kesehatan. Buah sawo memiliki kandungan air yang cukup banyak sehingga cocok dijadikan sebagai buah pencuci mulut yang segar.

Berikut ini Saya jabarkan manfaat mengonsumsi buah sawo bagi kesehatan dan ibu hamil yang terdapat banyak sekali manfaatnya, berikut ini diantaranya :

1. Membantu pembentukan sel darah merah

Sawo memiliki kandungan yang bernama zat besi yang berguna untuk membantu tubuh dalam memproduksi sel darah merah. Kekurangan darah merah dapat menyebabkan penyakit anemia yang membuat tubuh mudah lemas dan pusing. Mengonsumsi makanan dengan kandungan zat besi juga disarankan bagi ibu hamil supaya terhindar dari anemia yang berbahaya.

2. Menjaga kesehatan tulang

Sawo memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang. Mengonsumsi makanan dengan banyak kandungan kalsium dan fosfor yang bagus dalam menjaga tulang kita hingga tua nanti. kesehatan tulang merupakan salah satu aset penting untuk kita tua nanti.

3. Mengatasi radang mulut

Cara menggunakan sawo untuk mengatasi radang mulut dapat digunakan dengan mencincang sawo lalu rebus selama 10 menit dengan 2 gelas air bersih. Gunakan air rebusan dari sawo tersebut untuk berkumur.

4. Sebagai obat diare

Cara menggunakan sawo sebagai obat diare adalah dengan menggunakan 15 tetes getah sawo yang masih muda. Seduh menggunakan setengah gelas air panas. Anda dapat meminumnya setelah airnya hangat atau dingin. Selain itu, anda juga dapat menggunakan sawo sebagai obat diare dengan cara mencuci sawo hingga bersih lalu parut dan peras. Air perasan sawo dapat anda campurkan dengan air matang lalu minum 2 kali sehari.

5. Bagus untuk kesehatan mata

Sawo mengandung banyak vitamin A yang bagus untuk kesehatan mata. Menjadikan sawo sebagai buah favorit merupakan pilihan tepat untuk menjaga mata anda tetap sehat dan terhindar dari gangguan mata.

6. Bagus untuk pertumbuhan

Sawo mengandung protein yang bagus untuk pertumbuhan terutama bagi mereka yang masih dalam tahap perkembangan.

7. Mencegah kanker usus

Buah sawo mengandung serat yang cukup tinggi. Serat merupakan nutrisi yang bagus untuk melancarkan pencernaan. Kandungan serat di dalam sawo juga membantu mengatasi sembelit sekaligus mencegah terjadinya kanker usus.

Sabtu, 20 Mei 2017

Bukan Dollar Atau Poundsterling, Inilah Mata Uang Tertinggi Sekarang

Mungkin kalangan masyarakat Indonesia sudah terpicu dari tahun ke tahun dan sudah menjadi hal yang lumrah jika Dollar atau Poundsterling selalu menjadi mata uang tertinggi, karena dengan nilai tukar berkisar Rp. 13.000-an untuk 1 USD. Tapi anggapan itu tidak selamanya benar karena di sisi lain ada mata uang yang lebih tinggi nilai tukarnya.

Semua pasti tau negara Kuwait. Ya, negara ini memiliki mata uang dengan nilai tukar tertinggi di dunia pada saat ini dengan nama uangnya adalah Dinar Kuwait, karena 1 Dinar Kuwait setara Rp. 44.0000

Inilah yang membuat Kuwait mengalami signifikan yang tinggi. Maka  itu alasan kuwait memiliki nilai tukar yang tinggi, seperti dari cadangan minyak bumi yang sangat berlimpah di Kuwait menjadi alasan pemerintah Kuwait. Maka tak heran jika pemerintah Kuwait bisa mensejahterakan penduduknya.

Di bawah Kuwait ada nama negara Bahrain negara yang berasal dari dataran Arab. Sama dengan Kuwait, bahrain mempunyai nilai tukar yang cukup tinggi yakni untuk 1 Dinar Bahrain sendiri setara dengan Rp.35.800

Inilah yang menjadi kemajuan ekonomi Bahrain dan sukses mengangkat nilai mata uang Bahrain serta menciptakan lapangan kerja untuk penduduk sendiri secara merata dan juga untuk orang asing. Oleh karena itu banyak negara negara berdatangan mulai dari menanam saham sampai yang ingin bekerja di Bahrain.

Sabtu, 06 Mei 2017

Dulu Kalah, Namun Sekarang Ini Perbandingan Militer Belanda Dengan Indonesia

Belanda adalah negara penjajah yang luar biasa, dan Indonesia pada saat itu masih sangat lemah. Bukti kalau Belanda pada saat itu jauh lebih kuat adalah berlangsungnya penjajahan yang hingga tiga abad setengah itu. Namun ketika waktu berganti, segalanya pun ikut berubah. Militer Belanda yang dulu bagi Indonesia adalah bak seekor monster, kini tak lebih dari seorang bocah.

Angkatan perang kita saat ini jauh melampui si Negeri Tulip itu. Dari data yang disusun oleh globalfirepower.com (20/03/2017), diketahui bahwa Belanda saat ini kekuatan militernya berada di peringkat 35 dunia, sedangkan militer Indonesia berada di posisi 14 dunia.

Saat ini kita sangat kuat kalau dibandingkan dengan Belanda. Bahkan seumpama kita balik invasi mereka, kemungkinan berhasilnya lebih dari lima puluh persen. Dengan catatan masing-masing negara berdiri di atas kekuatan sendiri, alias satu lawan satu tanpa bantuan pihak negara lain.

Berikut peta kekuatan antara militer Indonesia dengan militer Belanda.

1. Jumlah Tentara

Bukan bermaksud sombong, namun pada kenyataannya kalau soal tentara, kita jauh lebih unggul dari Belanda. Tak hanya dari jumlahnya saja tapi juga kualitas yang dimiliki. Saat ini mereka hanya memiliki 50 ribuan tentara aktif, sedangkan kita memiliki 476 ribu serdadu siap tempur.

2. Kekuatan Darat

Jika di ranah tentara kita menang telak, lalu bagaimana dengan kekuatan darat? Sama sekali tidak ada bedanya, alias kita masih unggul jauh. Hal ini dibuktikan dari koleksi alutsista darat kedua negara, yang begitu jauh terpautnya. Mengenai tank misalnya, Indonesia memiliki sekitar 468 unit, sedangkan Belanda sama sekali tidak punya.

3. Kekuatan Udara

Soal tentara dan kekuatan darat kita menang jauh, namun lain halnya soal kekuatan udara. Di ranah ini siapa sangka kalau Belanda cukup kuat. Hal ini bisa kita lihat dari jumlah alutsista yang dimiliki oleh masing-masing negara. Misalnya pesawat tempur Belanda ternyata lebih unggul dari kita, Belanda punya 66 unit pesawat tempur, sedangkan Indonesia hanya punya 58 unit saja.

4. Kekuatan Laut

Sama halnya seperti kekuatan udara, kekuatan laut kita dan Belanda cukup berimbang, walapun Indonesia bisa dibilang lebih unggul sedikit. Misalnya untuk jumlah kapal korvet, TNI punya 10 unit, sedangkan Belanda 0 alias tidak ada.

Penjajah tak selamanya ketawa, ungkapan ini pas untuk menggambarkan kondisi Belanda sekarang. Dulu mereka bagai monster, tapi saat ini Belanda bukan siapa-siapa, meskipun demikian kita tak boleh terlalu sombong dan congkak.

Jumat, 24 Februari 2017

Aneh Tapi Nyata Pohon Ini Dirantai Selama 119 Tahun, Alasannya Sungguh Tidak Masuk Akal..

Bagaimana menurut Sahabat jika melihat pohon yang di rantai? Tentunya sangat tidak masuk akal bukan?

Namun beda halnya dengan yang ada di Landi Kotal, Pakistan. Bukan tahanan, yang dirantai di sana adalah pohon. Menurut cerita, pohon tersebut telah dirantai selama 119 tahun.Kenapa bisa begitu?
 
Rupanya, pohon itu ‘ditangkap’ oleh seorang polisi. Dilansir dari Postjargan, Rabu (15/2/2017), semua bermula pada tahun 1898 saat seorang perwira Inggris bernama James Squad melewati pohon tersebut dalam keadaan mabuk. Entah mengapa, James merasa bahwa pohon tersebut mengikuti dirinya. Merasa ketakutan, ia pun memerintahkan anak buahnya untuk ‘menangkap’ dan merantai pohon tersebut.

Karena dirantai, pohon itu kini disalahpahami sebagai simbol dari perbudakan. Padahal di pohon itu ada plang yang menjelaskan kisah unik tentang pohon itu. “Suatu malam, seorang polisi Inggris mabuk berat dan mengira saya bisa bergerak dari tempat saya berdiri dan dia menyuruh petugas menangkap saya. Sejak itu saya ditahan,” demikian bunyi tulisan yang tertera di plang pohon itu.

Kini pertanyaannya, kenapa pohon tua tersebut tetap dirantai meski 119 tahun telah berlalu? Ternyata, pihak pemerintah Pakistan ingin menjadikan pohon tersebut sebagai contoh.

Pohon itu dijadikan contoh betapa kejamnya pemerintahan Inggris yang bahkan tak segan memberi ‘hukuman’ pada sebatang pohon. Menurut warga lokal, peristiwa ini menunjukkan bahwa orang Inggris akan menghukum siapa pun layaknya pohon tersebut jika berani melawan raja.

Jadi, pohon itu kini masih berdiri sebagai tahanan dan daerah tempatnya tumbuh menjadi tempat wisata sejarah yang cukup populer.

Kenapa Sih Bangsawan Disebut Darah Biru? Ternyata Alasannya..

Kamu mungkin sering mendengar istilah darah biru, yang ditujukan untuk orang-orang kelas atas atau bangsawan. Namun dari mana asal istilah tersebut? Apakah bangsawan tersebut memang memiliki darah warna biru dibandingkan orang biasa yang memiliki darah berwarna merah?

Ternyata bukan itu alasan bangsawan di sebut "Darah Biru" sejerah mengenai sebutan darah biru itu sendiri memeliki 2 versi yang berbeda

Yang pertama istilah darah biru berasal dari bahasa Spanyol, yaitu Sangre Azul. Zaman dulu, bangsa Spanyol merupakan keturunan dari bangsa Visigoth (suku asal Jerman). Istilah sangre azul merujuk pada keluarga kerajaan Spanyol dan para bangsawan. Hal ini dikarenakan fisik mereka. Kulit yang dimiliki oleh bangsawan Spanyol keturunan Visigoth itu dikatakan sangat putih, sehingga pembuluh darah yang berada di bawah kulitnya jelas terlihat. Pembuluh darah sendiri yang tampak pada tubuh biasanya berwarna biru.

Warna kulit bangsawan yang putih itu jelas berbeda dibandingkan dengan masyarakat kelas bawah yang kebanyakan memiliki kulit lebih hitam. Warna kulit yang lebih gelap membuat pembuluh darah pada masyarakat kelas bawah seperti petani yang lebih sering bekerja di bawah sinar matahari menjadi kurang jelas terlihat. Wajar saja, jika kaum bangsawan kulitnya lebih terang karena mereka tidak perlu ke luar rumah atau terkena sinar matahari untuk bekerja.

Sementara versi kedua mengatakan bahwa darah biru merupakan julukan dari kaum tertindas terhadap orang-orang kaya. Pada zaman dulu (Jawa Dwipa), mayoritas orang yang sudah kaya dan mapan akan memiliki karakter congkak dan memperlakukan kaum di bawahnya (Sudra) dengan sewenang-wenang. Karena merasa tidak nyaman, ada seorang filsuf yang memiliki pengetahuan anatomi tubuh manusia. Setiap manusia memiliki darah, yang berwarna merah dan biru. Darah merah merupakan darah yang memiliki kandungan oksigen dan darah biru merupakan darah yang kadar oksigennya rendah.

Kaum Sudra sebagai kaum tertindas merasa muak, dengan perilaku kaum bangsawan yang tidak berperikemanusiaan tersebut. Untuk menghina dan mencemooh kaum bangsawan tersebut, kaum Sudra (yang dipelopori filsuf) mempopulerkan julukan darah biru, yang berarti bahwa kandungan oksigen dalam aliran darah mereka rendah. Dalam hal ini, mereka memiliki kebiasaan hedonis dan sangat pemalas. Kerja mereka cuma memaki rakyat jelata, mereka jarang bergerak karena mereka telah terlena dengan kemewahan.

Begitulah awal mula istilah darah biru. Versi mana yang bakal Sahabat percayai sebagai sejarah awal mula istilah darah biru?

Kenapa Sih Bulan Februari Cuma 28 Hari? Ternyata Alasannya..

Jumlah hari dalam satu bulan seperti yang kamu tahu ada beragam. Ada yang 30 hari, ada juga yang 31 hari. Namun, di antara bulan-bulan dalam satu tahun, hanya bulan Februari saja yang berjumlah 28 hari, dan terkadang 29 hari jika tahun kabisat. Kenapa hal ini bisa terjadi? Berikut ini sejarahnya..

Dikutip dari www.sainsindonesia.co.id dan berbagai sumber lainnya, Kisah tentang jumlah hari dalam bulan Februari rupanya berasal dari zaman Romawi, dan kalender yang saat ini kita gunakan secara tidak langsung didasarkan pada kalender Romawi Kuno.

Menurut cerita, raja pertama Roma, yaitu Romulus, menyusun kalender bulan yang terdiri dari 10 bulan, diawali pada ekuinoks musim semi di bulan Maret dan berakhir pada bulan Desember, sehingga Oktober merupakan bulan ke-8 dan Desember merupakan bulan ke-10. Jumlah hari dalam 1 tahun menurut kalender Romawi awal ini adalah 304 hari. Sebenarnya kalender Romawi terdiri dari 12 bulan, tetapi 2 bulan terakhir tidak diberi nama karena 2 bulan sesudah bulan Desember merupakan musim yang amat dingin, sehingga tidak memberikan kepentingan dalam urusan panen.

Raja kedua dari Roma, yaitu Numa Pompilius, membuat kalender yang lebih akurat yang didasarkan pada pergerakan bulan. Satu tahun kalender berjumlah 354 hari. Numa menambahkan dua buah bulan, yaitu Januari dan Februari setelah Desember, untuk menjelaskan perpanjangan hari kalender yang ada. Numa juga menambahkan satu hari untuk bulan Januari, sehingga jumlah hari dalam satu tahun menjadi 355 hari. Bulan Februari tetap berjumlah 28 hari, dan sialnya, bagi Roma ritual pemurnian dan penghormatan bagi orang mati dilakukan pada bulan Februari (berasal dari kata februare yang berarti “untuk memurnikan”).
 
Kalender Romawi ini ternyata masih memiliki kekurangan dalam jumlah hari terkait kesesuaian dengan musim. Banyak upaya dilakukan untuk menyelaraskan kalender dengan musim tapi semua gagal.

Sekitar tahun 45 SM, Kaisar Romawi yang sangat terkenal, Julius Caesar, menugaskan seorang ahli untuk membuat kalender yang berdasarkan gerak Matahari, seperti kalender Mesir, untuk menggantikan kalender Romawi. Caesar menambahkan 10 hari dan satu hari ekstra di bulan Februari setiap 4 tahun. Sekarang, satu tahun rata-rata berjumlah 365,25 hari, dan ternyata sangat dekat dengan jumlah hari rata-rata secara aktual, yaitu 365,2425 hari.

Kalender Julius Caesar terdiri dari 12 bulan dengan jumlah hari 31 atau 30, sehingga jumlah hari dalam satu tahun adalah 365 atau 366 hari. Caesar kemudian menginginkan namanya diabadikan dalam kalender tersebut, dengan menjadikan bulan ketujuh sesuai namanya yaitu Juli, dan sisa bulan lainnya diurutkan hingga akhir. Pada saat itu, bulan ketujuh sebenarnya hanya memiliki 30 hari, tapi oleh Caesar bulan tersebut dijadikan salah satu bulan dengan jumlah hari terbanyak, yaitu 31 hari. Akibat keputusan ini, maka harus ada 1 bulan lain yang jumlah harinya dikurangi. Entah mengapa, yang dipilih adalah bulan Februari. Satu hari dalam bulan Februari ditambahkan ke bulan Juli, sehingga bulan Februari hanya berjumlah 29 hari.

Setelah anak angkat Julius Caesar, yaitu Augustus, menjadi kaisar Roma, ia juga ingin memiliki satu bulan dengan jumlah hari yang panjang, yaitu 31 hari, dan ia memilih bulan setelah bulan Juli. Bulan tersebut dinamai Agustus. Lagi, satu hari pada bulan Februari diambil untuk membuat bulan Agustus berjumlah 31 hari. Karena itulah Februari hanya memiliki 28 hari, kecuali pada tahun-tahun kelipatan 4 mendapat tambahan 1 hari.

Kalender Julian masih memiliki kekurangan, yaitu adanya pergeseran tahun tropis 1 hari setiap 128 tahun. Hal ini menyebabkan penentuan ekuinoks musim semi menjadi tidak akurat. Solusi untuk mengatasi kesalahan ini adalah dengan menggantikan kalender Julian dengan kalender Gregorian pada tahun 1582, yang mengubah aturan penentuan tahun kabisat pada tahun-tahun kelipatan 100. Kalender Gregorian kemudian diadopsi di hampir semua negara, hingga saat ini.

Gusti Nurul, Putri Cantik yang Pernah Tolak Cinta Soekarno

Berbicara mengenai presiden pertama RI, Sukarno, tentu tak bisa dipisahkan dari kisah cintanya dari beberapa wanita. Namun siapa sangka, cinta Sukarno pada seorang wanita pernah ditolak. Wanita yang menolaknya itu bernama Gusti Nurul.

Gusti Raden Ayu (G.R.Ay) Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Kusumawardhani atau lebih dikenal dengan nama Gusti Nurul adalah seorang puteri kerajaan di pemerintahan Mangkunegaran yang lahir di Istana Mangkunegaran pada 17 September 1921.

Dikutip dari Detik.com dan berbagai sumber lainnya, kisah seorang putri cantik yang berprinsip serta hidupnya yang sederhana ini menyita perhatian khalayak umum. Meski telah berpulang di usia 94 tahun pada tahun 2015 lalu, Gusti Nurul tetap menjadi primadona di hati masyarakat Indonesia. Pasalnya, ketegasan prinsip hidupnya yang sungguh berani kala itu, sebagai putri keraton ia bertekad memilih hidup dengan prinsip antipoligami.

Dalam potongan kisah biografi Gusti Nurul dalam sebuah buku berjudul “Gusti Noeroel Mengejar Kebahagiaan” yang ditulis oleh Ully Hermono, kisah sang putri cantik jelita ini bermula ketika usianya menginjak 20 tahun.

Pada zaman itu, usia 20 tahun sudah dianggap tua. Namun, Gusti Nurul belum juga dipersunting siapapun. Wanita yang dijuluki sebagai ‘De Bloem van Mangkunegaran’ atau ‘Kembang dari Mangkunegaran’ oleh Ratu Belanda ini dianggap hidup melampaui zamannya.

Gusti Nurul adalah sosok wanita keraton yang memiliki hobi berbeda dari zamannya kala itu. Gusti Nurul sangat menyukai bermain tenis dan berkuda, bahkan ia juga sangat suka bermain ski es. Padahal, di zamannya dahulu, hal ini adalah tabu di lakukan oleh seorang wanita, apalagi keturunan keraton.
Ternyata, kecantikan dan kecerdasannya mampu menghipnotis banyak pria. Sepanjang sejarah Indonesia, mungkin hanya satu wanita yang pernah dicintai oleh banyak pria berkelas, yaitu Gusti Nurul. Bagaimana tidak, wanita tercantik di awal berdirinya Republik Indonesia ini pernah ditaksir oleh presiden, perdana menteri, komandan TNI AD dan seorang Sri Sultan sekaligus.

Presiden Sukarno, Perdana Menteri Sutan Sjahrir, Sultan Hamengkubuwono IX hingga Komandan TNI AD Pangeran Djatikusumo telah dibuat terpesona oleh kecantikan dan keanggunan sang puteri keraton. Namun sayang, semua cinta mereka ditolak oleh Gusti Nurul.

“Sayangnya aku tak bisa menerima cinta mereka. Penyebabnya hanya satu aku tak mau dimadu. Itu sudah menjadi tekadku,” ungkapnya.

Dalam hal hubungannya dengan Bung Karno, Gusti Nurul memang tak pernah mendengar langsung ungkapan isi hati Bung Karno, namun ia mengaku pernah mendengar ungkapan isi hati Bung Karno dari istrinya, Hartini. Bahkan, Presiden RI pertama ini pernah meminta Basuki Abdullah untuk melukis paras Gusti Nurul untuk dipajang di kamar kerja Presiden di Istana Cipanas.

“Seandainya pun dulu ia langsung melamarku, problemnya akan sama dengan yang dihadapi Sutan Sjahrir. Sebagai tokoh PNI, tak mungkin ia menikah denganku. Dan yang terpenting aku tidak mau dimadu. Yah, ia memang bukan jodohku,” kata Gusti Nurul.

Belum juga memiliki pasangan karena banyak yang ditolak, membuat orang-orang di sekitar Gusti Nurul gelisah lantaran usia Gusti Nurul hampir menginjak 30 tahun. Ibunda dari Gusti Nurul akhirnya meminta puterinya agar melakukan tradisi tirakat mutih. Tradisi yang hanya makan nasi putih dan air putih selama tiga hari berturut-turut yang biasa di lakukan keraton Jawa.

Meski sebenarnya tak ingin, namun Gusti Nurul tetap menuruti permintaan ibundanya. Saat tirakat mutih, Gusti Nurul berdoa sangat khusyu untuk diberikan petunjuk jodohnya. Saat itu, akhirnya Gusti Nurul mendapat mimpi, ia melihat tiga pria yang dikenalnya dengan baik.

Tak hanya bermimpi bertemu dengan tiga pria yang selama ini dikenalnya karena masih dalam kerabatnya, Gusti Nurul juga bermimpi melihat ayam jago yang gagah dan memiliki bulu yang bagus serta cakar yang bersih.

Hingga akhirnya, pada 24 Maret 1951, saat usianya 30 tahun, Gusti Nurul menemukan sosok yang tepat untuk dinikahinya, yakni Raden Mas Surjosularso yang merupakan sepupunya.

Saat itu, status RM Surjosularso adalah duda beranak. Mungkin ini maksud dari mimpi Gusti Nurul saat menjalani tirakat mutih.

Suaminya saat itu bukan seorang yang berpengaruh. Suami Gusti Nurul ini menjabat sebagai Komandan Pusenkav di Bandung. RM Surjosularso dikenal sebagai sosok perwira yang sederhana dan tanpa ambisi mengejar jabatan.

Gusti Nurul juga tak mengerti mengapa banyak pria hingga tokoh penting Indonesia menyukainya. Gusti Nurul bahkan merasa dirinya hanya seorang wanita biasa seperti wanita lainnya.

Dari suaminya, Gusti Nurul dikaruniai 7 orang anak. Kini, saat ia berpulang, ia juga meninggalkan 14 cucu dan 1 cicit.

Heboh !! Para Ilmuan Temukan 2.000 Spiral Emas Kuno. Ternyata Fungsinya..

Sebanyak 2000 keping spiral emas ditemukan oleh para ilmuwan di sekitar penggalian Boeslunde dan menamainya “Golden Enigma”. Semua spiral itu terbuat dari emas yang sangat murni dan ditempa dalam filamen tunggal setebal 0,1 mil.

Ada berbagai macam ukuran dari emas-emas itu, bahkan ada yang sampai 3 sentimeter dengan berat 200-300 gram. Beberapa peneliti meyakini potongan emas itu digunakan untuk ritual dan pengorbanan untuk matahari.

"Matahari adalah salah satu simbol paling suci dari Zaman Perunggu dan emas memiliki arti khusus saat itu karena dikaitkan dengan sihir," kata Flemming Kaul, kurator Museum Nasional Denmark seperti dilansir dari Ancientcode, Rabu (22/02/2017).

Penemuan tersebut telah membuat Denmark menjadi salah satu sumber situs arkeologi yang sangat penting. Bagaimanapun peneliti sampai kini hanya bisa menebak-nebak kegunaan spiral tersebut. Terlebih, bagaimana mungkin manusia purba mampu menciptakan spiral sempurna seperti itu?

"Spiral itu bisa saja dijalin pada rambut atau pinggiran kain tapi bisa juga hiasan pada topi atau payung. Faktanya adalah bahwa kita tidak tahu. Tapi saya percaya itu bagian dari kostum raja atau pemuka agama," ujar Kaul lagi.

Jumat, 11 Maret 2016

5 Penemuan Arkeologi Paling Mengerikan Sejagat

Para arkeolog dikejutkan dengan ditemukannya beberapa penemuan yang tak lazim yang diklaim juga sebagai penemuan arkeologi paling mengerikan sejagat. Hasil penemuan yang cukup mencengangkan, berupa lokasi perang kimia kuno, mumi menjerit mupun mayat Viking tanpa kepala.

Teori yang melatarbelakangi penemuan bersejarah ini cukup kelam dan menyeramkan dan juga beberapa kali berubah lantaran misteri yang terkandung didalamnya.

Berikut adalah penjabaran penemuan arkeologi paling mengerikan sejagat:

1. Makam Tengkorak di Swedia

Pada 2009, sejumlah arkeolog menggali dasar sebuah danau yang telah kering yang sudah ada sejak zaman prasejarah di Wilayah Motala, Swedia. Ketika itu, mereka tersandung oleh bebatuan misterius di dasar danau kuno itu. Mereka kemudian mulai menggali dan menemukan benda-benda yang memiliki struktur dari zaman primitif, seperti tulang hewan, alat-alat dari batu dan sepuluh tengkorak berusia delapan ribu tahun, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Mereka juga menemukan tengkorak kesebelas yang terpendam jauh di dalam lumpur di dasar danau itu. Mereka kemudian menemukan fragmen dari salah satu tengkorak yang sengaja dimasukkan ke dalam tempurung kepala tengkorak kesebelas tadi. Namun, kengerian belum berakhir. Ini lantaran para arkeolog mengemukakan bahwa beberapa tubuh yang berada di dasar danau itu kemungkinan juga bekas dibakar.

2. Perang Kimia Kuno di Suriah

Pada 1933, arkeolog asal Prancis, Robert du Mesnil du Buisson, melakukan sebuah penggalian di wilayah Dura-Europos, yang berada di dekat Kota Al-Salihiyah, sebelah timur Suriah. Dura-Europos merupakan tempat di mana bangsa Persia kuno mengepung musuh bebuyutan mereka yaitu bangsa Romawi.

Selama penggalian, Robert menemukan beberapa terowongan yang dimaksudkan untuk mengepung lawan. Dia juga menemukan setumpuk kerangka diyakini milik 19 tentara Romawi di salah satu terowongan. Semua tentara itu tewas dalam keadaaan hendak melarikan diri dari sesuatu. Satu tentara Persia juga ditemukan sedang mencengkeram baju besinya dalam keadaan panik.

Namun, di tempat itu dia menemukan keanehan lain yakni adanya bekas belerang dan aspal di sepanjang dinding terowongan. Hal ini tentu saja membuat dia bertanya-tanya fakta apa yang membuat satu tentara Persia meninggal ketakutan, 19 tentara Romawi tewas lantaran berusaha menghindari sesuatu, dan bekas belerang yang tersisa di dinding. Alhasil, penjelasan yang dapat menjawab keanehan itu dan sedikit lebih masuk akal adalah saat penyelidikan dilakukan dari arkeolog asal Inggris Simon James, setelah penggalian Robert. Simon memperkirakan bahwa kematian-kematian menakutkan yang dialami para tentara itu tidak lain terjadi karena adanya perang kimia paling pertama yang pernah dilakukan.

3. Selokan Mayat Bayi di Israel

Sekelompok arkeolog pernah menggali sebuah selokan di bawah tempat pemandian zaman Romawi Bizantium di Kota Ashkelon, Israel. Saat itu mereka menarik sebuah batang yang mereka yakini hanyalah sebuah tongkat. Namun, mereka akhirnya menemukan ratusan tulang belulang yang kecil-kecil. Para arkeolog ini kemudian mulai menemukan tengkorak dan menyadari bahwa mereka semua sedang berdiri di dalam selokan, yang tidak lain dirancang khusus untuk membuang mayat-mayat bayi yang baru lahir.

Di dalam selokan kuno itu para peneliti menemukan hampir seratus mayat. Tidak ada yang tahu pasti mengapa tulang belulang itu ada di sana. Pada awalnya, mereka berpikir bahwa selokan itu digunakan hanya untuk membuang bayi perempuan, di mana para orang tua dari periode itu memang kerap memperlakukan kaum perempuan secara tidak hormat. Namun, dari hasil penelitian lanjutan menyebut bahwa tulang-tulang itu banyak yang berasal dari bayi laki-laki. Hal ini menyiratkan fakta bahwa pemandian itu mungkin digunakan bagi para pelacur. Mereka kemudian membuang bayi laki-laki mereka di selokan terletak di bawah kolam pemandian itu, tapi tetap membesarkan bayi perempuan sehingga bisa dipersiapkan untuk kehidupan yang menguntungkan di masa mendatang.

4. Kuburan Massal Viking Tanpa Kepala di Inggris

Sekelompok arkeolog menggali sebuah sisi jalanan tua di Wilayah Dorset, Inggris. Namun, bukannya menemukan bebatuan, mereka justru mendapat sesuatu di luar dugaan mereka, yakni kuburan massal yang di dalamnya terdapat mayat 54 tentara Viking tanpa kepala.

Para arkeolog ini kemudian dengan hati-hati mencatat posisi tulang belulang itu. Ketika mereka mulai menggali, mereka menemukan sesuatu yang tidak biasa mengenai kuburan itu. Ini lantaran tulang kaki dan lengan, kepala serta kerangka mereka diatur dengan rapi dalam susunan secara terpisah.

Para arkeolog kemudian mengemukakan teori awal menyebut bahwa tentara Viking ini kemungkinan dibunuh setelah ditangkap oleh para penghuni desa setempat yang selamat dari serangan Viking. Mayat mereka kemudian ditelanjangi dan dipotong-potong oleh warga. Para warga ini kemudian mengambil beberapa kepala mereka untuk dijadikan cenderamata atau sesuatu yang dapat mereka simpan.Namun, para arkeolog kemudian mengubah teori mereka dan menyatakan bahwa para tentara Viking itu kemungkinan tidak dipenggal secara brutal oleh sekelompok orang yang ingin balas dendam. Para orang Viking ini kemungkinan telah dikorbankan dalam sebuah ritual dari budaya sekitar pada waktu itu.

5. Mummi Menjerit di Mesir

Pada 1886, Kepala Dinas Perbekalaan Mesir, Gaston Maspero, melakukan pekerjaan rutinnya, yakni membuka beberapa sarkofagus mumi, membuka kain pembungkus mereka, dan mencatat semua hal berkaitan dengan mumi itu. Namun, ketika itu, dia menemukan sebuah sarkofagus yang sangat biasa dan polos.

Tidak seperti sarkofagus para raja dan ratu di Mesir, sarkofagus ini tidak memberikan informasi mengenai identitas mumi di dalamnya. Bahkan, yang lebih anehnya lagi mumi itu dibungkus dengan kulit domba, kulit yang dianggap najis oleh bangsa Mesir kuno. Ketika dia akhirnya membuka sarkofagus itu, Gaston melihattangandan kaki mumi itu terikat. Dia membuka secara perlahan-lahan sarkofagus itu dan menemukan mumi ini seakan sedang berteriak dengan wajah memandang ke arahnya.

Lantaran memiliki sarkofagus aneh, tangan serta kaki yang terikat, dan ekspresi wajah yang tampaknya tersiksa, para ahli kemudian menyimpulkan bahwa mumi itu kemungkinan mati diracuni, dikubur hidup-hidup atau disiksa sebelum akhirnya meninggal.