Selasa, 21 Februari 2017

Inilah daftar Pemain Indonesia yang Pernah atau Sedang Bermain di Eropa

Benua biru atau Eropa adalah tempat impian bagi para pesepakbola di seluruh dunia tak terkecuali pemain asal Indonesia.

Tapi sejauh ini, baru sedikit yang benar-benar bisa berkarier di sana. Siapa saja?

Berikut adalah daftar pemain Indonesia yang pernah atau sedang berkarier di Eropa.

1. Kurniawan Dwi Yulianto

Setelah menjalani satu musim bersama tim PSSI Primavera di ajang Serie-C2, nama Kurniawan langsung mencuri perhatian banyak klub Eropa. Namun, Sampdoria sebagai 'guru' lah yang berhak mendapatkan jasanya. Tapi belum berhasil mencatatkan debut bersama Sampdoria, pemain berjuluk 'Kurus' itu dipinjamkan ke salah satu klub kasta tertinggi Swiss, FC Luzern.

Bersama Luzern lah Kurniawan mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang bermain di kompetisi level tertinggi Eropa.

Menariknya, Kurniawan juga berhasil mencatatkan namanya sebagai orang Indonesia pertama yang mencetak gol di kompetisi Eropa.

2. Kurnia Sandy

Sama dengan Kurniawan, lewat PSSI Primavera, Kurnia Sandy juga mampu mencuri perhatian klub tempatnya berguru kala itu, Sampdoria.

Hebatnya, sang kiper pun mendapat kontrak resmi untuk memperkuat II Samp pada musim 1996/97 di bawah asuhan Sven-Goran Eriksson. Sayang kala itu mantan kiper timnas Indonesia ini hanya menjadi kiper keempat dan tak pernah bermain di kompetisi resmi untuk Sampdoria.

3. Bima Sakti

Berbeda dengan dua rekannya yang lain, Bima Sakti bersama PSSI primavera justru berhasil mencuri perhatian klub dari luar Italia. Adalah klub asal Swedia, Helsinborg IF, yang mampu mencium bakat gelandang enerjik ini pada musim 1995/96.

Namun sayangnya karier Bima Sakti di negeri Zlatan Ibrahimovic itu tak berlangsung lama. Dirinya hanya bertahan semusim dan kemudian kembali pulang ke Indonesia untuk juga memperkuat Pelita Jaya.

4. Arthur Irawan

Nama Arthur Irawan mencuat setelah pada 2011 dirinya menandatangani kontrak resmi untuk memperkuat klub Spanyol, Espanyol B.

Kala itu, Arthur menjadi satu-satunya pemain asli Indonesia yang bermain di kompetisi Eropa. Mencatatkan delapan penampilan bersama Espanyol B, pada musim 2013/14 Arthur kemudian hengkang ke klub Spanyol lain, Malaga B.

Namun di Malaga B, pemain kelahiran Surabaya ini juga hanya bertahan satu musim hingga kemudian pada awal musim 2014/15 Arthur hengkang ke Belgia setelah dipinang Waasland-Beveren.

5. Alfin Tuasalamony

Pada musim 2011/12 ketika usianya belum genap 20 tahun, Alfin Tuasalamony telah bermain secara kompetitif di Eropa. Bersama klub CS Vise yang kala itu dimiliki oleh salah satu pengusaha asal Indonesia, Alfin menjadi bek kanan andalan klub tersebut di divisi 2 Liga Belgia.

Total pemain asal Maluku itu mencatatkan 20 penampilan dan satu gol di musim perdananya itu. Pada musim berikutnya atau musim 2012/13, Alfin berhasil mencatatkan 29 penampilan namun tak mampu kembali mencetak gol.

6. Irfan Bachdim

Seperti diketahui, Irfan Bachdim adalah pemain Indonesia yang memulai karier sepakbola di negeri kelahirannya, Belanda. Memulai karier dari tim junior Ajax dan Utrecht, Irfan mencatatkan penampilan kompetitifnya bersama Utrecht di Eredivisie pada 17 Februari 2008 menghadapi VVV-Venlo dimana ia bermain 90 menit kala itu.

Satu musim berselang, Irfan bergabung dengan klub yang berlaga di Eerste Divisie (divisi 2 Belanda), HFC Haarlem. Pada musim 2009/10 total 12 penampilan plus satu gol dan satu asssist dicetak Bachdim untuk klub tersebut.

7. Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly saat ini menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang terus konsisten bermain kompetitif di kompetisi domestik Eropa. Saat ini, Lilipaly bermain untuk klub divisi 2 Belanda atau Eerste Divisie, yakni SC Telstar.

Sama seperti Irfan Bachdim, Stefano juga merupakan pemain yang memulai karier sepak bola di tanah kelahirannya, Belanda. Perlu diketahui, pemain naturalisasi Indonesia ini merupakan produk tim junior AZ Alkmaar dan FC Utrecht.

8. Yussa Nugraha

Yussa saat ini menjadi salah satu pemuda harapan bangsa yang baru memulai karier bermain di Eropa. Sejak tahun 2015 lalu, pemuda asal Solo ini bermain untuk klub junior Feyenoord di bawah usia 15 tahun atau kerap disebut Feyenoord C1. Selama semusim pada musim 2015/16 lalu, Yussa sukses menunjukkan penampilan gemilang bersama Feyenoord C1 di salah satu kompetisi junior di Belanda.

Bahkan Yussa tercatat sebagai top-skorer di klubnya karena sepanjang musim dirinya sukses mencetak 18 gol dan 13 assist dari 33 pertandingan di seluruh ajang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar